Pengolahan Dasar Rumput Laut

Rumput laut yang baru saja dipanen akan nampak segar dan cukup menggiurkan seperti nampak pada (Gambar 1), namun untuk memperkecil biaya transportasi dan meningkatkan umur simpan biasanya rumput laut dijemur selama 3-4 hari dalam kondisi cuaca cerah sampai mencapai kadar air sekitar 35%.

Rumput Laut Basah

Rumput Laut Basah

Rumput laut umumnya dijual dalam keadaan kering seperti tampak pada (Gambar 2), pada kondisi ini rumput laut dapat tahan sampai 1 tahun atau lebih selama cara penyimpanannya benar, yaitu disimpan di tempat yang kering atau tidak lembab. Untuk olahan pangan dapat dipilih rumput laut yang berwarna putih alami, atau sengaja diputihkan dengan cara pemeraman.

Rumput Laut Kering

Rumput Laut Kering

Untuk pengolahan dasar sangat mudah dan sederhana, yaitu: Rumput laut kering dibersihkan, kemudian direndam dalam air tawar (tidak boleh panas) selama minimal 2 jam sambil dilakukan penggantian air setiap 30 menit sekali (Gambar 3).

Perendaman rumput laut dalam air tawar

Perendaman rumput laut dalam air tawar

Setelah mengembang kemudian ditiriskan seperti pada (Gambar 4), sampai disini rumput laut sudah siap dikonsumsi baik sebagai lalapan atau dipotong-potong seperti pada (Gambar 5 dan 6) dapat dicampur dengan sirup dan buah-buahan lainnya sebagai es rumput laut. Rumput laut pada tahapan ini bisa disimpan dalam rendaman air tawar selama 3-4 hari namun harus dilakukan penggantian air minimal 2 kali dalam sehari. Jika disimpan dalam lemari es (freezer) dapat tahan sampai 1 bulan.

Rumput laut hasil rendaman yang siap dikonsumsi dan diolah lebih lanjut

Rumput laut hasil rendaman yang siap dikonsumsi dan diolah lebih lanjut

Rumput laut hasil rendaman yang telah dipotong-potong

Rumput laut hasil rendaman yang telah dipotong-potong

Contoh rumput laut putih hasil rendaman yang berkualitas baik yang telah dipotong-potong

Contoh rumput laut putih hasil rendaman yang berkualitas baik yang telah dipotong-potong

Jika akan diolah lebih lanjut, rumput laut bisa dipanaskan sampai meleleh dan hancur merata seperti tampak pada (gambar 7), atau dapat juga dihancurkan dengan blender seperti pada (Gambar 8), kemudian didinginkan. Rumput laut pada tahapan inipun bisa disimpan dalam lemari es dan dapat tahan sampai beberapa hari untuk kemudian diolah menjadi produk turunannya /produk olahannya.

Rumput laut hasil rendaman yang sedang dipanaskan

Rumput laut hasil rendaman yang sedang dipanaskan

Rumput Laut hasil rendaman yang di blender

Rumput Laut hasil rendaman yang di blender

Demikianlah penjelasan singkat dan sederhana, cara mempersiapkan rumput laut kering menjadi bahan baku siap konsumsi dan siap untuk pengolahan selanjutnya.

Posted in Produk Turunan Rumput Laut | Tagged , , | Leave a comment

Sekilas Tentang Rumput Laut

Rumput Laut Jenis Sakul

Rumput Laut Jenis Sakul

Rumput laut adalah salah satu sumberdaya hayati (salah satu sumber daya dapat pulih “renewable resources” yang terdiri atas flora dan fauna) yang terdapat di wilayah pesisir dan laut. Dalam bahasa Inggris, rumput laut diartikan sebagai “Seaweed”. Sumberdaya ini biasanya dapat ditemui di perairan yang berasosiasi dengan keberadaan ekosistem terumbu karang. Rumput laut alam biasanya dapat hidup di atas substrat pasir dan karang mati. Beberapa daerah pantai di bagian selatan Jawa dan pantai barat Sumatera, rumput laut banyak ditemui hidup di atas karang-karang terjal yang melindungi pantai dari deburan ombak.

Rumput laut merupakan tumbuhan laut jenis alga. Tanaman ini adalah gangang multiseluler golongan divisi thallophyta. Berbeda dengan tanaman sempurna pada umumnya, rumput laut tidak memiliki akar, batang dan daun. Jenis rumput laut sangat beragam, mulai dari yang berbentuk bulat, pipih, tabung atau seperti ranting dahan bercabang-cabang. Seperti layaknya tanaman darat pada umumnya, rumput laut juga memiliki klorofil atau pigmen warna yang lain. Secara umum, rumput laut yang dapat dimakan adalah jenis ganggang biru (cyanophyceae), ganggang hijau (chlorophyceae), ganggang merah (rodophyceae) atau ganggang coklat (phaeophyceae).

Selain hidup bebas di alam, beberapa jenis rumput laut juga banyak dibudidayakan oleh sebagian masyarakat pesisir Indonesia. Contoh jenis rumput laut yang banyak dibudidayakan diantaranya adalah Euchema cottonii dan Gracelaria sp.

KANDUNGAN NUTRISI RUMPUT LAUT

Rumput laut mempunyai kandungan nutrisi cukup lengkap. Secara kimia rumput laut terdiri dari air (27,8%), protein (5,4%), karbohidrat (33,3%), lemak (8,6%) serat kasar (3%) dan abu (22,25%). Selain karbohidrat, protein, lemak dan serat, rumput laut juga mengandung enzim, asam nukleat, asam amino, vitamin (A,B,C,D, E dan K) dan makro mineral seperti nitrogen, oksigen, kalsium dan selenium serta mikro mineral seperti zat besi, magnesium dan natrium. Kandungan asam amino, vitamin dan mineral rumput laut mencapai 10 -20 kali lipat dibandingkan dengan tanaman darat.

MANFAAT RUMPUT LAUT

  1. Mencegah Kanker : Mengkonsumsi rumput laut yang kaya akan kandungan serat, selenium dan seng dapat mereduksi estrogen. Disinyalir level estrogen yang terlalu tinggi dapat mendorong timbulnya kanker. Penelitian yang dilakukan terhadap penderita kanker di Amerika menunjukkan bahwa wanita yang melakukan diet ketat dengan mengkonsumsi serat tinggi dan mengurangi asupan lemak dari daging dan susu mempunyai level estrogen yang rendah. Hal ini didukung oleh hasil penelitian Harvard School of Public Health Amerika telah membuktikan bahwa pola konsumsi wanita Jepang yang selalu menambahkan rumput laut dalam menu makannya, menyebabkan wanita premenopause di Jepang mempunyai peluang tiga kali lebih kecil terkena kanker payudara dibandingkan dengan wanita Amerika.
  2. Mencegah Penyakit Stroke : Mengkonsumsi rumput laut dapat menyerap kelebihan garam pada tubuh sehingga dapat mengurangi tekanan darah tinggi pada seseorang.
  3. Mencegah terjadinya penuaan dini dan menjaga kesehatan dan kehalusan kulit : Kandungan vitamin, mineral, asam amino dan enzym dalam rumput laut sangat potensial sebagai anti oksidan yang berperan dalam penyembuhan dan peremajaan kulit. Vitamin A (beta carotene) dan vitamin C bekerja sama dalam memelihara kolagen, sedangkan kandungan protein dari rumput laut penting untuk membentuk jaringan baru pada kulit.
  4. Mencegah Terjadinya Penurunan Kecerdasan : Kandungan iodium pada rumput laut yang sangat tinggi dapat mengatasi defisiensi iodium pada tubuh yang berdampak pada penurunan kecerdasan seseorang.
  5. Sebagai Makanan Diet : Serat pada rumput laut bersifat mengenyangkan dan kandungan karbohidratnya sukar dicerna sehingga akan menyebabkan rasa kenyang lebih lama. Disamping itu, serat pada rumput laut juga dapat membantu memperlancar proses metabolisme lemak sehingga akan mengurangi resiko obesitas, menurunkan kolesterol darah dan gula darah.
  6. Sebagai Anti Oksidan dan Meningkatkan Kekebalan Tubuh : Kandungan klorofil dan vitamin C pada rumput laut (ganggang hijau) berfungsi sebagai anti oksidan sehingga dapat membantu membersihkan tubuh dari reaksi radikal bebas yang sangat berbahaya sehingga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan tubuh yang kuat akan dapat menguruangi gejala alergi.
  7. Mencegah Gejala Osteoporosis : Rumput laut mengandung kalsium sepuluh kali lebih tinggi dibandingkan dengan susu, sehingga rumput laut sangat tepat dikonsumsi untuk mengurangi dan mencegah gejala osteoporosis.
  8. Mencegah Penyakit Gangguan Pencernaan : Rumput laut juga membantu pengobatan tukak lambung, radang usus besar, susah buang air besar dan gangguan pencernaan lainnya.
  9. Lain lain : Disamping sebagai bahan makanan bergizi, rumput laut telah banyak digunakan sebagai bahan pembuatan obat-obatan dan suplemen makanan serta difortifikasi ke produk pangan untuk meningkatkan nilai jual produk tersebut. Jenis rumput laut yang banyak digunakan untuk pembuatan obat adalah alga coklat khususnya sargasum dan turbinaria. Pengolahan rumput laut jenis tersebut menghasilkan ekstrak berupa senyawa natrium alginat. Senyawa alginat inilah yang dimanfaatkan dalam pembuatan obat antibakteri, anti tumor, penurunan darah tinggi dan mengatasi gangguan kelenjar.

Sumber: http://cinduatakacauhariujan.wordpress.com/2010/03/25/kandungan-gizi-manfaat-rumput-laut/

Posted in Manfaat Rumput Laut | Tagged , , | Leave a comment

Memberdayakan Masyarakat Dengan Rumput Laut

Ibu-ibu sedang mengikat bibit rumput laut

Ibu-ibu sedang mengikat bibit rumput laut

Budidaya rumput laut merupakan program pemberdayaan masyarakat yang dapat melibatkan hampir seluruh lapisan masyarakat, dari anak-anak sampai lanjut usia. Program ini sangat cocok untuk program pemberdayaan di Indonesia, karena Indonesia merupakan negara berkembang yang cukup padat penduduknya dan memiliki keterbatasan lapangan pekerjaan terutama di pesisir pantai.

Di desa-desa nelayan di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, rata-rata mata pencaharian mereka adalah petani rumput laut, banyak sekali yang dapat mereka kerjakan, untuk ibu-ibu saja biasanya mereka membantu para suaminya atau tetangganya untuk mengikat bibit, penghasilan dari pekerjaan itu sehari rata-rata mendapatkan upah sebesar Rp. 100.000,- itu didapat dari hasil mengikat bibit sebanyak 20 tali (ris), dengan harga per ris Rp. 5.000, Bukan cuna ibu-ibu muda saja yang terlibat, tetapi ibu-ibu yang sudah lanjut usiapun dapat mengerjakan pekerjaan ini, bahkan anak-anak usia sekolah pun biasa membantu orang tuanya sepulang dari sekolah, mereka saja bisa mendapatkan upah antara Rp. 20.000 – 40.000 setiap harinya.

Pihak militer ikut memperhatikan rumput laut

Pihak militer ikut memperhatikan rumput laut

Bukan cuma nelayan saja yang tertarik dengan rumput laut, tetapi juga pihak militer. Di beberapa daerah kami juga bekerjasama dan memberikan pelatihan bididaya rumput laut kepada pihak militer, karena mereka juga mempunyai program ketahanan pangan yang cocok dengan budidaya rumput laut ini. Jadi begitu besar peran budidaya rumput laut dalam program pemberdayaan masyarakat.
Posted in Manfaat Rumput Laut | Tagged , , , | Leave a comment

2 Menu Kreatif Dari Rumput Laut Ala Chef Opik

Rumput laut adalah salah satu kekayaan laut di Pulau Pari salah satu pulau di Kepulauan Seribu, yang bisa diolah menjadi banyak makanan, minuman dan bahan kosmetik. Selama ini yang biasa dibuat oleh penduduk Pulau Pari berupa dodol dan manisan. Memangnya cuma bisa dibuat itu aja?

Tentu tidak!

Untungnya Jelajah Gizi 2 ditemani oleh ahlinya masak yaitu Chef Opik! Chef asal Surabaya yang lama tinggal di Bandung dan berhasil menduduki Runner Up Master Chef Indonesia Season 2. Logat Arek Suroboyonya sudah tergantikan dengan logat Sunda yang halus. Bangga rasanya bisa belajar masak langsung dari Runner Up Master Chef Indonesia Season 2 di sela acara Jelajah Gizi 2. Sosok yang selama ini hanya bisa disentuh terhalang kaca tipi. Chef Opik memadukan beberapa bahan makanan untuk dikombinasikan bersama rumput laut dan dipraktekkan langsung bersama ibu-ibu Pulau Pari dan Pulau Harapan.

Rumput laut di tangan Chef Opik tidak hanya sekedar jadi dodol ataupun bahan minuman biar bisa dikonsumsi lebih sering lagi. Mengonsumsi rumput laut yang kaya gizi ini cocok banget buat menu kamu yang lagi diet, seperti kata Prof Ahmad Sulaeman, ahli gizi dan nutrisi dari Institut Pertanian Bogor, rumput laut bisa dijadikan pengganti nasi sebagai sumber karbohidrat, karena mengandung banyak fiber (serat) yang bisa mengenyangkan perut. Rumput laut yang cocok dijadikan pengganti nasi adalah rumput laut yang berwarna putih, karena selain memiliki serat, kandungan iodiumnya relatif rendah. Selain itu, rumput laut juga berfungsi sebagai prebiotik yakni makanan untuk bakteri baik dalam tubuh manusia, terutama pencernaan sehingga metabolisme tubuh pun terjaga.

Jadi, nikmat rumput laut yang mana lagi yang mau kau dustakan? Berikut resep yang saya dengar dan diresapi selama acara memasak di Jelajah Gizi 2.

Salad Rumput Laut ,Tomat Cerry dengan Ikan Kakap Putih dan Pure Nanas

Bahan A

  • Nanas
  • 1 ekor Ikan Kakap

Bahan B

  • 10 gr Jahe
  • 3 siung Bawang Putih
  • 2 pcs Cabe
  • Garam + Lada Hitam secukupnya
  • Minyak Bawang secukupnya

Bahan C

  • 50g Rumput Laut Hijau
  • 25g Tomat Cherry

Bahan D

  • 15 ml Madu
  • 30 ml Lemon
  • 1 sdt Bawang Bombay Puree
  • 100 ml Minyak Bawang
  • Garam + Lada Hitam secukupnya

Bahan E

  • 150 gr Kacang tanah
  • 20 gr Ketumbar
  • 1 batang Sere / Lemon Grass
  • 10 gr Gula Merah / Brown Sugar
  • 1 sdt Garam
  • 1 butir Putih Telur

Cara Memasak:

  • Haluskan nanas sampai benar-benar halus lalu saring dan sisihkan
  • Kupas udang lalu marinated dengan garam, lada hitam dan air lemon
  • Setelah dimarinated lalu pansir dengan bahan “B” sampai matang
  • Untuk dressing campurkan semua bahan “D”
  • Untuk membuat Bawang bombay puree rebus bawang bombay sampai empuk lalu angkat dan haluskan
  • Haluskan kacang tanah tapi jangan terlalu halus lalu campur dengan bahan sisanya dan masukan ke dalam pan yg sudah panas
  • masak sampai matang dan angkat
  • Campur bahan “C” dengan dressing yang sudah jadi dan sebagian kacang tanah yang sudah matang
  • Atur hidangan dengan urutan nanas saring, ikan tongkol goreng, udang, pure bawang bombay, dan lumuri dengan saus kacangnya

Singkong Lapis Ketan dengan Mangga dan Kuah Santan Rumput Laut


Bahan A

  • 400 gr Beras ketan putih
  • 2 pcs Mangga
  • 400 gr Singkong (bisa diganti buah sukun)

Bahan B

  • 275 gr Gula
  • 2 tangkai Daun Pandan
  • 935 ml Santan
  • Garam secukupnya

Cara Memasak:

  • Rendam beras ketan selama 1 malam / 12 jam lalu masak sampai menjadi seperti nasi.
  • Rebus singkong sampai benar-benar empuk
  • Untuk membuat sauce masukan semua bahan “B” ke dalam sauce pan dan aduk sampai rata di atas api kecil selama kurang lebih 5 – 10 menit untuk membuatnya agak kental masukan rumput laut sebanyak 1 tangkai, setelah agak mengental angkat dan dinginkan.
  • Ambil 1/4 dari sauce lalu campurkan k edalam nasi ketan yg sudah matang sampai rata.
  • Sajikan nasi ketan dan singkong dengan sauce santan dan irisan mangga.

Bahan-bahan di atas bisa disesuaikan lagi sesuai dengan kesukaan. Ikan Kakap misalnya, bisa diganti dengan jenis ikan lainnya. Singkong juga bisa dikombinasikan dengan buah sukun yang banyak terdapat di Kepulauan Seribu.
Selamat mencoba!

Sumber: http://nengbiker.com/2013/06/2-menu-kreatif-dari-rumput-laut-ala-chef-opik/

Posted in Produk Turunan Rumput Laut | Tagged , , | Leave a comment

Bagi Yang Gemuk, Perhatikan Rumput Laut Untuk Pelangsing

Rumput laut merupakan tanaman yang memiliki banyak khasiat, diantaranya dapat menurunkan kadar kolesterol dan dapat digunakan sebagai suplemen pelangsing tubuh atau dietic food berkalori rendah.

Tablet effervescent merupakan sebuah bentuk penyajian rumput laut yang diolah sehingga menjadi lebih praktis. Selain bisa disimpan dalam jangka waktu yang lama, tablet ini juga memiliki rasa yang enak.

Tersedianya rumput laut dalam bentuk tablet effervescent memberikan kemudahan dalam penyajian dan memudahkan bagi pasien atau pengguna yang mengalami kesulitan dalam menelan tablet atau kapsul. Tablet ini mengandung alginate dan juga dilengkapi dengan vitamin C.

Inovasi tablet effervescent rumput laut kaya serat dan penurun kolesterol ini dilakukan oleh Dina Fransiska, peneliti Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Dina mengatakan, penelitian tentang alginate sendiri sudah dilakukan cukup lama di Kementerian Perikanan dan Kelautan. Namun formulasi-formulasi untuk menjadi produk baru sebatas pembuatan alginatnya sendiri sebagai serbuk, kemudian menjadi kapsul dan minuman. Belum kearah produk-produk yang disukai konsumen seperti tablet effervescent ini.  Selain digunakan untuk pembuatan kapsul yang memang sudah dijual dipasaran, alginate juga digunakan untuk formulasi makanan.

Rumput laut yang digunakan adalah rumput laut coklat penghasil alginate yang banyak ditemukan di pesisir pantai relatif jernih, alami dan belum diganggu aktifitas manusia. Biasanya rumput laut cokelat yang umurnya sudah cukup tua sehingga kandungan alginatnya banyak.

Rumput laut itu diambil kemudian dikeringkan lalu diekstrak. Prosesnya cukup panjang dan menggunakan bahan-bahan yang bermacam-macam. Penelitian tablet effervescent ini sudah dilakukan selama 2 tahun sampai menemukan formula yang cocok.

Dina mengatakan, terdapat kendala yang ditemui selama melakukan proses penelitian. Karena alginat pada dasarnya sulit dicetak di sebuah tablet dan pembuatan tablet ini membutuhkan kelembaban yang sangat kering, jadi memang kesulitannya alat dan alginatnya sendiri. Tablet effervescent ini sekarang sedang dalam proses pengajuan paten. Tablet ini sudah dimurnikan sehingga lebih efektif untuk menurunkan dibanding minum rumput laut langsung.

“Yang kurang dari produk ini adalah belum dapat dipasarkan. Sejak kami masuk mendapatkan 103 Inovasi Indonesia sudah ada perusahan yang menawarkan membuat produk ini, namun masih dalam proses, tahap uji coba,” kata Dina pada siaran radio yang diselenggarakan Kementerian Riset dan Teknologi.

Wike Wijayanti
Bagian Humas dan Protokol
Kementerian Riset dan Teknologi
Lantai 5, Gedung II BPPT,
Jl.MH.Thamrin No.8 Jakarta Pusat

Sumber: http://www.eramuslim.com/umum/bagi-yang-gemuk-perhatikan-rumput-laut-untuk-pelangsing.htm

Posted in Manfaat Rumput Laut | Tagged , , | Leave a comment

Cara Menurunkan Berat Badan dengan Rumput Laut

021714_1801_CaraMenurun1.jpg

Cara menurunkan berat badan dengan rumput laut merupakan salah satu cara menurunkan berat badan secara alami yang aman. Rumput laut merupakan bahan yang sangat mudah sekali didapat mengingat Indonesia adalah negara kepulauan yang banyak dikelilingi oleh kawasan air laut sehingga budi daya tanaman ini berkembang dan tumbuh subur. Biasanya rumput laut banyak dijual dalam bentuk agar-agar, atau rumput laut setengah matang, yang siap olah menjadi tambahan bahan es.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa rumput laut merupakan jenis tanaman yang baik untuk sistem pencernaan kita karena mengandung banyak sekali serat. Seperti yang dikutip dari vemale.com, kandungan serat yang terdapat dalam rumput laut jika dikonsumsi maka akan memberikan rasa kenyang lebih lama, memperlancar pencernaan sehingga tidak sembelit, serta menurunkan nafsu makan.

Pada saat kita mengkonsumsi rumput laut, di dalam perut kita rumput laut ini akan membentuk gel yang dapat menguatkan signal kenyang ke otak. Selain itu juga diketahui bahwa minum serat rumput laut dalam seminggu, seseorang bisa menurunkan berat badan setidaknya 1,7 kilogram. Dengan mengkonsumsi rumput laut secara rutin, dapat membuat sistem pencernaan menjadi lebih stabil dan buang air besar bisa lancar setiap hari.

Ada beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk mengkonsumsi tanaman rumput laut agar mendapatkan manfaatnya secara masimal. Diantaranya adalah dengan cara menambahkan agar-agar putih saat menanak nasi, sehingga serat pada nasi jauh lebih tinggi. Mengkonsumsi secara langsung agar-agar sebelum makan, mengonsumsi ekstrak rumput laut sebagai suplemen, menjadikan rumput laut sebagai salah satu camilan dengan dijadikan ramuan es, namun jangan lupa kurangi asupan gulanya. Dan terakhir rumput laut juda dapat kita sajikan sebagai menu sayuran, atau sebagai pembungkus sushi.

Mengkonsumsi rumput laut merupakan kegiatan yang menyenangkan, sekaligus dapat menurunkan berat badan Anda secara ideal. Cara menurunkan berat badan tanpa obat memang lebih aman dan tidak beresiko terkena efek samping berbahaya. Tertarik untuk mencoba cara menurunkan berat badan dengan rumput laut diatas?

Sumber: http://caramenurunkanberatbadan9.blogspot.com/2013/07/cara-menurunkan-berat-badan-dengan_30.html

Posted in Manfaat Rumput Laut | Tagged , , | Leave a comment

Cara Membuat Telor dan Rumput laut Panggang Gulung Isi Sayur

Cara Membuat Telor dan Rumput laut Panggang Gulung Isi Sayur adalah sebuah ide brilian membuat makanan sehat untuk bekal makan siang putra-putri anda di sekolah. Nah bagaimana membuatnya? Yuk ikuti resep yang berikut ini.

Bahan-bahan :

  • 3 sendok makan kecap
  • 1/2 sendok teh pasta wasabi
  • 125 ml (1/2 cangkir) air
  • 8 telur, pada suhu ruang
  • Garam secukupnya
  • 20 gram (1 sendok makan) mentega
  • 4 lembar nori sushi (rumput laut panggang)
  • 1 wortel, kupas, potong memanjang setebal korek api 
  • 2 batang seledri, diiris, dipotong memanjang setebal korek api 
  • 40 gram Kecambah kacang salju, dipangkas batangnya

  Cara Membuat Telor dan Rumput laut Panggang Gulung Isi Sayur :

  • Kocok kecap, wasabi dan 60ml (1/4 cangkir) air dalam mangkuk kecil sampai semua bahan tercampur rata. Tutup dan sisihkan.
  • Pecahkan telur, masukan ke dalam mangkok besar dan tuangkan air yang tersisa. Tambahkan garam dan gunakan garpu untuk mengocok sampai bahan tercampur rata.
  • Panaskan 1 sendok teh mentega di penggorengan atau wajan anti lengket ukuran 20cm di atas api sedang dengan panas tinggi sampai berbusa. Tuangkan seperempat campuran telur ke dalam wajan dan miringkan sampai campuran menutupi dasar wajan. Ketika omelet mulai terbenam, angkat tepi sehingga telur yang masih mentah masuk kebawah dan tergoreng semua. Membutuhkan waktu kira-kira selama 2 menit atau sampai omelet benar-benar matang . Taruh omelet ke dalam piring yang lebar  agar seluruh omelet masuk kedalam piring, lapisi piring dengan kertas agar tetap hangat. Ulangi  langkah ini untuk membuat 3  atau lebih omelet dengan mentega dan campuran telur yang masih tersisa.
  • Taruh omelet yang telah dibuat tadi pada permukaan yang bersih. Taruh diatas masing-masing omelet dengan 1 lembar nori (rumput laut panggang). Tambahkan kecambah kacang salju, wortel yang telah dipotong stick, seledri di antara atas lembaran nori. Gulung omelet sampai rapat agar tidak mudah lepas gulungannya. Potong bagian pinggir gulungan dan potong gulungan di tengahnya menjadi 2 bagian. Susun di piring saji dan sajikan dengan campuran saus wasabi.

Nah mudah kan resep special kali ini. Selamat mencoba dan berkreasi.

Sumber: http://menuinternasional.blogspot.com/2013/02/cara-membuat-telor-dan-rumput-laut.html

Posted in Produk Turunan Rumput Laut | Tagged , , | Leave a comment

Rumah Terbuat Dari Rumput Laut

VIVAlog - Sebuah pulau kecil di Denmark, memiliki musim yang sangat sempurna. Di mana saat musim semi, cuacanya sangat cerah dan panas. Pulau ini dulu merupakan produsen garam yang cukup terkenal, namun perubahan cuaca pada abad ke-17 merubahnya.

Pada awal tahun 1900-an, di sini terdapat banyak sekali rumput laut. Dan akhirnya, penduduk setempat mengolahnya menjadi salah satu sumber bahan bangunan. Namun karena kurang ekonomis, rumah rumput laut pun tidak berkembang.

Sumber: http://log.viva.co.id/news/read/471594-rumah-ini-terbuat-dari-rumput-laut

Posted in BERITA RUMPUT LAUT | Tagged , , | Leave a comment

Dulu Tukang Ngerumpi, Kini Ibu-ibu di Kampung Ini Sibuk Berbisnis Rumput Laut

TRIBUNNEWS.COM, PANGKEP, SULSEL - Ibu-ibu rumahtangga bisanya cuma buang-buang waktu dengan ngerumpi atau ngobrol sana-sini sembari bergosip?

Asumsi buruk soal kebiasaan buruk ibu-ibu itu memang pernah terjadi di kampung Kalukue, Desa Tamangapa, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel). Tapi itu dulu!

Kini, setelah diperlihatkan betapa banyak potensi sumber daya laut yang bisa disulap menjadi produk pangan produktif, barulah kaum Hawa di kawasan ini jadi sibuk! Tak ada lagi waktu bergosip.

Mereka kini sadar, terlalu sayang membuang waktu cuma dengan ngerumpi, padahal kampung mereka menyimpan potensi untuk menjadi pusat home industri produk pangan berbahan rumput laut.

Apalagi rumput laut mudah dibudidayakan di desa yang memang berada di kawasan pesisir pantai di Sulsel itu. Kelompok Berkah, adalah contoh kelompok ibu-ibu dI desa ini yang aktif membina ibu-ibu anggotanya untuk terus berlatih menyulap bahan-bahan laut menjadi produk pangan yang layak dijual.

“Sekarang tak ada waktu ngerumpi. Maunya ibu-ibu di sini sibuk bikin cemilan macam-macam dari bahan rumput laut. Apa aja asal bisa jadi duit, ” kata Suriani, Wakil Ketua ‘Geng Ibu-ibu’ pembuat aneka cemilan rumput laut yang tergabung dalam Kelompok Berkah.

Aneka penyuluhan untuk memberdayakan kaum ibu pelan-pelan membuahkan hasil. Kini kampung ini menjadi salah satu pusat home industri (usaha rumahan). Produk andalannya adalah Snack Kacang Rumput Laut.

Produk cemilan lainnya yang berbahan rumput laut adalah nugget, bakso, sirup, manisan, gula-gula, dodol dan keripik. Tak melulu cemilan berbahan rumput laut, ada juga snack berbahan sayuran organik dan bakso ikan.

Dari sederet produk cemilan itu, Snack Kacang Rumput Laut (SKCL) jadi produk primadona karena paling laku di pasaran.

“Penjualannya sampai ke Papua, Balikpapan, Pare Pare, dan tentu saja kota Makassar,” tutur Suriani. Suriani bertutur, dari penjualan aneka cemilan tersebut, omzet yang didapat sekitar Rp 4 juta sebulan. Memang nilai omzetnya belum fantastis.

Tapi itikad memberdayakan kaum ibu dari yang semula cuma nongkrong dan mengobrol menjadi produktif layak jadi inspirasi. “Paling tidak, ibu-ibu tak harus selalu ‘nodong’ pada suami untuk urusan belanja dapur,” tutur Ibu Saddi.

Sekolah Lapang

Upaya memberdayakan kaum ibu rupanya juga dilakukan di kampung berbeda di kecamatan dan kabupaten yang sama. Tepatnya di Dusun Kasuarang, Desa Tamangapa, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, Sulsel.

Di dusun ini, kaum wanita malah disekolahkan secara khusus dalam pendidikan ‘Sekolah Lapang.’ Di sini, mereka dididik segala macam ketrampilan yang secara produktif bisa menghasilkan uang dengan titik fokus bercocok tanam secara organik.

Nyonya Nurjaya, Ketua Kelompok Talaswati (kelompok yang membina kaum wanita), menuturkan, pendidikan yang diberikan antara lain bertanam aneka macam sayuran secara organik.

Antara lain menanam kangkung, sawi, bayam, cabe, mengolah tanah tandus atau gersang menjadi subur.

“Kalau dulu asal tanam saja. Sekarang, setelah diberi pengetahuan cocok tanam organik, hasilnya jadi banyak. Nggak perlu belanja ke pasar lagi. Cukup dari kebun,” kata Nurjaya.

Sementara Nurhaidah, pengurus kelompok Talaswati lainnya, bertutur bahwa kegiatan Sekolah Lapang juga berhasil mengubah kaum wanita ini dari semula tertutup alias introvert, menjadi pribadi-pribadi yang bisa tampil dan berbicara di depan banyak orang.

“Dulu ibu-ibu cuma mengurus dapur, dan tak pernah keluar rumah. Bicara di depan banyak orang malu-malu. Tak percaya diri. Sekarang pelan-pelan ibu-ibu di sini mulai pintar mengemukakan keinginan, ide, keluhan dan segala unek-unek,” tutur Nurhaidah.

Saat Tribunnews.com menyambangi pertemuan bulanan kelompok ini pada Kamis (6/2/2014), kaum ibu di kampung ini memang tampak aktif berbicara. Ada yang ceriwis mengemukakan pendapat, ada yang menyela, ada yang menukas dan sebagian lain melontarkan masukan-masukan demi kemajuan kegiatan produktif mereka.

“Dulu sebelum ada Sekolah Lapang, ibu-ibu nggak seperti sekarang. Susah mengemukakan pendapat, apalagi keberanian mengambil keputusan sendiri,” tutur Suruga, bendara kelompok ini.

Kebodohan yang Membahayakan

Adalah Oxfam (organisasi kemanusiaan dan bantuan asal Inggris) yang menggelar Sekolah Lapang untuk kaum wanita, khususnya ibu rumahtangga di kawasan pesisir Sulawesi Selatan (Sulsel).

Melalui program Restoring Coastal Livelihood (RCL) alias Restorasi Penghidupan Masyarakat Pesisir, kaum wanita dientaskan dari kebodohan, ketertutupan dan ketidakberdayaan dalam mengambil keputusan menyangkut kepentingan mereka.

Boedi Sardjana Julianto, Project Manager RCL di kawasan ini menuturkan, ada empat kabupaten di daerah pesisir Sulsel yang kaum wanitanya harus segera dientaskan dari keterbelakangan pendidikan.

Yakni Kabupaten Pangkep, Takalar, Maros dan Barru. “Kaum wanita di daerah seperti ini memang perlu harus diberi ketrampilan berbicara dan berani mengambil keputusan. Kalau tidak, nasib mereka diputuskan orang luar,” tutur Boedi.

Boedi bertutur, Kemiskinan dan ketertinggalan memang sudah menjadi citra yang melekat kuat pada diri masyarakat pesisir. Hal ini dapat terlihat dari kondisi kehidupan masyarakat pesisir yang jauh tertinggal dibandingkan dengan masyarakat yang bermukim di wilayah desa daratan atau perkotaan.

Kemiskinan dapat disebabkan oleh banyak faktor, diantaranya minimnya ketersediaan informasi dan teknologi, dalam mengelola smber daya alam, akses transportasi yang jauh, rendahnya tingkat pendidikan dan pengetahuan, adat budaya, kepercayaan, kuatnya pandangan-pandangan terhadap mitos-mitos tertentu dan kurangnya keberpihakan kebijakan pemerintah pada pembangunan pesisir.

Padahal faktanya Indonesia adalah negara kepulauan yang 70 persen wilayahnya terletak di pesisir pantai.

Dengan demikian jumlah rakyat Indonesia yang hidup di wilayah pesisir pantai jauh lebih besar dibanding dengan yang menetap di wilayah darat dan perkotaan.

“Sungguh ronis ketika kebijakan pemerintah sangat tidak berpihak pada masyarakat pesisir. Berangkat dari permasalah di atas, maka sudah sepantasnyalah kegiatan-kegiatan pengembangan kapasitas masyarakat dan kebijakan yang berpihak pada masyarakat miskin lebih difokuskan di wilayah pesisir,” tutur Boedi.

Karena itu, hal utama yang penting segera dilakukan adalah peningkatan pikiran kritis dan kapasitas masyarakat pesisir terhadap pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, peningkatan posisi tawar masyarakat terhadap intervensi pihak luar dan penguatan kapasitas masyarakat pesisir terhadap penentuan kebijakan pemerintah.

“Dengan memiliki pikiran kritis dan cerdas, masyarakat dapat mengambil keputusan sendiri dan tidak tergantung terhadap intervensi pihak luar terkait bagaimana melakukan pengelolaan terhadap sumber daya alam secara berkelanjutan dan menguntungkan mereka, mereka juga dapat mencari solusi sendiri terhadap permasalahan yang mereka hadapi tanpa harus menunggu solusi dari pihak luar,” tutur Boedi.

Karena itu, Sekolah Lapang pesisir dijadikan media pembelajaran yang tepat karena memposisikan masyarakat sebagai subjek dalam aktivitas.

Prinsip yang digunakan oleh sekolah lapang yaitu pendidikan orang dewasa (POD) dimana semua orang memiliki posisi yang sama dan tidak ada saling menggurui.

Menurut Soni Kusnito, staf Lapangan dari Oxfam, dalam Sekolah Lapang, studi-studi ilmiah dikemas secara sederhana, disesuaikan dengan kondisi tingkat intelektualitas para ibu.

“Rata-rata ibu rumahtangga di sini cuma lulusan SD. Sekolah Lapang mendidik mereka mengejar ketertinggalan mereka dalam hal pengetahuan umum, kepandaian berbicara, dan ketrampilan rumahan yang bisa menghasilkan sesuatu yang produtif,” tutur Soni.

Lantas seberapa besar Sekolah Lapang sudah memberi manfaat?

“Alhamdulillah, ya? Ibu-ibu binaan Sekolah Lapang sekarang makin pintar ngomong, mengemukakan pendapat. Mereka jadi paham pentingnya pertanian organik dan bahayanya pestisida. Lebih percaya diri, tidak terlalu tergantung pada suami dalam hal keuangan. Macam-macamlah,” kata Kartini, Ketua Kelompok Annisa, ‘geng ibu-ibu di Desa Lasitae, Tanete Rilau, Kabupaten Barru, yang juga mendapatkan pelatihan Sekolah Lapang.

Sumber: http://www.tribunnews.com/regional/2014/02/07/dulu-tukang-ngerumpi-kini-ibu-ibu-di-kampung-ini-sibuk-berbisnis-rumput-laut#

Posted in BERITA RUMPUT LAUT | Tagged , | Leave a comment

Es Rumput Laut

Es Rumput Laut

Es Rumput Laut

Es rumput laut adalah salahsatu produk olahan rumput laut yang paling mudah dan sederhana, namun rasanya enak sekali. Cocok disajikan pada saat-saat udara panas, berbuka puasa, atau pada acara-acara keluarga.

Bahan-bahan yang digunakan (untuk 100 porsi /Gelas):

  • Rumput laut basah (yang telah direndam) = 1,5 Kg
  • Sirup rasa leci = 4 botol
  • Susu kental manis = 2 kaleng
  • Air es secukupnya

Cara Membuat:

Rumput laut yang telah direndam dipotong-potong, kemudian campurkan dengan sirup leci, susu, air, dan es batu.

Penjual Es Rumput Laut

Penjual Es Rumput Laut

Posted in Produk Turunan Rumput Laut | Tagged , , | Leave a comment

Puding Coklat Rumput Laut

Puding Coklat Rumput Laut

Puding Coklat Rumput Laut

Puding coklat rumput laut juga merupakan salahsatu produk olahan rumput laut yang mudah dan sederhana, namun memiliki citarasa yang enak sekali. Sangat cocok disajikan pada acara-acara keluarga.

Bahan-bahan yang digunakan (untuk 1 loyang /cetakan):

  • Rumput laut basah (yang telah direndam) = 500 g
  • Coklat bubuk = 20 g
  • Gula pasir = 150 g
  • Santan = 65 ml
  • Susu kental manis = 1/4 kaleng (120 g)
  • Garam dan air secukupnya

Cara Membuat:

Rumput laut yang telah direndam dimasak dengan penambahan air secukupnya, setelah larut merata dicampur dengan coklat bubuk yang telah dilarutkan sebelumnya, kemudian dipanaskan sampai mendidih sambil ditambahkan  gula pasir, santan, dan susu kental manis. Kemudian dicetak dan dinginkan.

SELAMAT MENCOBA…..!!!

Posted in Produk Turunan Rumput Laut | Tagged , , | Leave a comment